Tata Tertib

TATA TERTIB SISWA

TAHUN PELAJARAN 2015/2016

 

 

1.  Ketentuan Umum

  1. Memiliki rasa solidaritas, loyalitas dan integritas terhadap SMA Negeri 22 Bandung;
  2. Sebagai warga Negara yang baik berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Negara Republik Indonesia, patuh pada peraturan dan tata tertib sekolah, hormat pada orang tua, guru, dan karyawan;
  3. Selalu menjaga nama baik SMA Negeri 22 Bandung;
  4. Mengerjakan dan melaksanakan semua tugas kewajiban sebagai siswa SMA Negeri 22 Bandung dengan penuh tanggung jawab;
  5. Memelihara keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan sekolah;
  6. Tata tertib sekolah ini dibuat berdasarkan nilai-nilai yang dianut sekolah dan masyarakat sekitar, yang meliputi: nilai ketaqwaan, sopan santun pergaulan, kedisiplinan, kebersihan, kesehatan, kerapihan, keamanan, dan nilai-nilai yang mendukung kegiatan belajar yang efektif dan efesien;
  7. Tata tertib sekolah ini dimaksudkan sebagai rambu-rambu bagi siswa dalam bersikap, berucap, bertindak, dan melaksanakan kegiatan sehari-hari disekolah dalam rangka mewujudkan iklim dan kultur sekolah yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran yang efektif dan efesien.

 

 

2. Absensi

a.    Kehadiran

1)   Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai pukul 06.30 WIB;

2)   Gerbang sekolah ditutup pukul 06.45 WIB;

3)   KBM diakhiri paling lambat pukul 14.45 WIB;

4)   Hadir dan mengikuti semua proses KBM ;

a)   Siswa dilarang keluar masuk kelas pada saat KBM berlangsung kecuali seizin guru dan piket;

b)   Siswa diperbolehkan melakukan kegiatan di lingkungan sekolah hingga pukul 17.00.

 

b.   Waktu tidak ada pelajaran

1)   Pada waktu guru berhalangan hadir pengurus kelas atau piket kelas wajib  lapor kepada guru piket;

2)   Pada pergantian jam pelajaran siswa dilarang keluar kelas.

 

c.    Meninggalkan KBM dan Sekolah

1)   Siswa yang akan meninggalkan kelas pada waktu KBM diwajibkan meminta izin kepada guru kelas yang mengajar;

2)   Siswa yang akan meninggalkan sekolah pada waktu KBM diwajibkan meminta izin  kepada guru mata pelajaran yang ditinggalkan kemudian lapor ke piket;

3)   Siswa yang akan meninggalkan sekolah karena tugas sekolah wajib lapor piket dengan memperlihatkan surat tugas atau dispen;

4)   Siswa yang akan meninggalkan sekolah karena kondisi tertentu wajib lapor piket;

5)   Pada waktu pulang siswa dilarang duduk-duduk (nongkrong) di tepi jalan atau di tempat-tempat tertentu.

 

 d.   Ketidakhadiran

1)   Jika siswa tidak hadir ke sekolah lebih dari 3 hari berturut-turut maka harus membawa surat keterangan dokter bagi yang sakit dan surat keterangan orang tua/wali siswa karena suatu keperluan;

2)   Jika dalam 1 minggu siswa tidak hadir tanpa keterangan lebih dari 2 hari maka orang tua/wali siswa di undang untuk hadir bertemu dengan wali kelas/BK;

3)   Jika siswa tidak menunjukan surat keterangan dokter atau orang tua/wali maka siswa tersebut dianggap absen.

 

3.   Hubungan ketidak hadiran dengan tes akhir semester.

  1. Siswa yang tidak hadir lebih dari 10% dalam satu bidang studi tidak diperkenankan mengikuti tes;
  2. Siswa yang tidak hadir pada saat tes akhir semester tanpa keterangan yang dapat dipertanggung jawabkan tidak diperkenankan mengikuti tes susulan;
  3. Batas waktu untuk siswa yang akan mengikuti tes akhir semester susulan adalah 2 hari setelah tes akhir semester berakhir.

 

 

4.   Pakaian dan Tata Rias

  1. Atribut lengkap (lokasi, nama, badge OSIS, Logo sekolah, Logo bendera);
  2. Baju rapi dimasukkan ke dalam celana/rok;
  3. Baju tidak ketat, panjang baju 15 cm dari  pinggang;
  4. Siswi: memakai rok panjang sesuai aturan PSAS
  5. Memakai sabuk hitam polos; tidak diperkenankan memakai jaket di lingkungan sekolah;                                   
  6. Hari Senin dan Selasa mengenakan seragam putih abu;
  7. Hari Rabu mengenakan pakaian adat sunda;
  8. Hari Kamis mengenakan seragam batik;
  9. Hari Jum’at mengenakan seragam pramuka;
  10. Siswi muslim hari jumat berkerudung;
  11. Sepatu sport hitam;
  12. Siswi tidak memakai Make Up berlebihan;
  13. Siswa tidak memakai asesoris berlebihan dan membahayakan;
  14. Siswa tidak memakai tindik hidung, tindik lidah dan tindik telinga (untuk siswi tidak memakai tindik telinga tidak lebih dari satu);
  15. Rambut :
    1. Untuk siswa samping tidak menutup telinga;
    2. Untuk siswa depan tidak melebihi alis;
    3. Untuk siswa belakang tidak melebihi kerah baju;
    4. Siswa/siswi tidak merubah warna rambut dengan cara mencat rambut;
    5. Untuk siswa tidak disisir keatas dan tidak gondrong dan model yang berlebihan.
  16. Siswa/i tidak bertato;
  17. Untuk siswa celana sesuai dengan ketentuan sekolah tidak ketat, tidak bermode pensil, tidak disobek atau dijahit cutbrai;
  18. Tidak diperbolehkan memakai topi selain topi untuk sekolah di dalam kelas atau di luar kelas;
  19. Bagi siswi yang berjilbab (pakaian muslim) rok panjang sampai mata kaki, jilbab warna putih, untuk seragam pramuka jlbab berwarna coklat tua;
  20. Pakaian olahraga dipakai hanya sedang pelajaran praktek olahraga di lapangan dengan pakaian seragam olahraga dari sekolah.

 5.   Upacara Bendera dan Kegiatan Keagamaan

  1. Upacara Bendera
    1. Upacara bendera dilaksanakan setiap hari senin;
    2. Setiap siswa wajib mengikuti upacara bendera dengan pakaian seragam lengkap yang telah ditentukan sekolah.
  2. Kegiatan Keagamaan
    1. Setiap siswa wajib mengikuti kegiatan keagamaan sesuai dengan kepercayaan yang dianutnya;
    2. Setiap siswa wajib menghormati sesama umat beragama dan menjaga kerukunan antar sesama umat beragama.

 

 

6.   Larangan-larangan

  1. Meninggalkan pelajaran tanpa izin;
  2. Membawa/merokok di lingkungan sekolah;
  3. Merusak/mengotori fasilitas sekolah;
  4. Membawa buku, majalah, VCD porno, feature porno di hand phone;
  5. Mengambil barang berharga milik orang lain;
  6. Berpacaran melampaui batas dilingkungan sekolah;
  7. Melakukan perbuatan yang membahayakan orang lain;
  8. Menyulut petasan, memalak atau melakukan ancaman, menghasut dan provokasi;
  9. Melakukan cemoohan terhadap guru atau karyawan sekolah;
  10. Berkelahi di lingkungan sekolah;
  11. Berkelahi dengan pihak luar atau melakukan penyerangan serta berurusan dengan pihak berwajib;
  12. Mengajak/memprovokasi atau ikut serta meninggalkan pelajaran bersama;
  13. Membawa, mengedarkan, atau memakai obat terlarang (NARKOBA);
  14. Memakai mobil ke sekolah (sesuai instruksi wali kota Bandung No. 024/SE-079 Disdik);
  15. Memakai motor ke sekolah apabila siswa/i tersebut belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan berusia dibawah 17 tahun;                                              
  16. Terlibat atau menjadi geng motor dang geng lainnya yang dianggap meresahkan dan mengganggu masyarakat;
  17. Bermain kartu di kelas dan lingkungan sekolah.

 

 7.      Jenis Pelanggaran dan Sanksinya

NO

JENIS PELANGGARAN

SANKSI

1.

1.1.  Tidak masuk sekolah selama 3 hari tanpa surat keterangan dokter dan orang tua

  • Ø konseling
  • Ø Apabila terulang untuk kedua kali harus membuat pernyataan bermaterai.
  • Ø Tiga kali peringatan maka dikembalikan kepada orangtuanya

 

1.2. Tidak masuk kelas pada KBM.

  • Ø Mendapat sanksi dari guru mata pelajaran dan diketahui oleh walikelas.

2.

 

 

Penampilan Baju Seragam

2.1.  Atribut tidak lengkap

2.2.  Baju dikeluarkan

2.3.  Baju ketat dan pendek

2.4.  Rok ketat dan pendek

  • Ø Ditegur langsung oleh guru dan piket dan dicatat sebagai pelanggaran, membuat surat pernyataan.

 

2.5.  Memakai sabuk bukan hitam polos dan memakai jaket tanpa izin petugas piket.

  • Ø Siswa ditegur dan membuat surat pernyataan (untuk sabuk dan jaket ) di  diambil oleh piket/guru.

 

 

2.6.  Tidak  memakai seragam  sesuai ketentuan

  • Ø Diberikan peringatan dan membuat surat pernyataan, dipulangkan dan ada pemberitahuan pada orang tua

 

2.7.  Siswa/siswi tidak memakai topi sekolah pada upacara

  • Ø Siswa dikumpulkan untuk diberi peringatan dan dicatat sebagai pelanggaran.

 

2.8.  Siswi Muslim yang tidak Berkerudung di dalam kelas  dan dilingkungan sekolah  pada hari jumat

  • Ø Siswa ditegur langsung oleh guru atau piket atau siapapun yang menemukan pelanggaran tersebut dan dilaporkan ke piket atau wakasek untuk dicatat dalam data pelanggaran.
  • Ø Dua kali melanggar siswa tersebut dipanggil untuk diberi pembinaan olehwalikelas/BK/Kesiswaan.
  • Ø Tiga kali melanggar dipanggil orang tua dan membuat surat pernyataan

 

2.9.   Sepatu tidak sport hitam

  • Ø Siswa ditegur dan sepatu disimpan di petugas piket serta dikembalikan melalui orang tua.

 

2.10. Siswi memakai Make Up berlebihan

  • Ø Siswi ditegur piket/guru  untuk dibersihkan, membuat surat pernyataan. Dan dicatat sebagai pelanggaran.

 

2.11.Siswa memakai tindik hidung,  lidah dan telinga

  • Ø Siswa ditegur dan aksesoris diambil piket/ guru, membuat surat pernyataan. Dan dicatat sebagai pelanggaran.

 

2.12.Siswi memakai tindik hidung, lidah dan telinga lebih dari satu

  • Ø Siswa ditegur dan aksesoris di ambil    piket / guru, membuat surat pernyataan. Dan dicatat sebagai pelanggaran.

 

 

2.13.  Rambut:

a)  Panjang dan model berlebihan(bagi siswa)

 

b)  Dicat  (bagi siswa/siswi)

 

  • Ø Siswa diingatkan untuk dipotong. Jika masih belum dipotong akan dipotong pihak sekolah tanpa pemberitahuan lagi.
  • Ø Siswa ditegur/diingatkan untuk dinormalkan kembali .
  • Ø membuat surat pernyataan. Dan dicatat sebagai pelanggaran.

 

 

2.14.  Setiap hari Jum’at memakai Seragam Pramuka

  • Ø Tidak memakai Seragam Pramuka siswa, membuat pernyataan,
  • Ø Apabila mengulang untuk ketiga kalinya, siswa dipulangkan

 

3.

3.1.  Meninggalkan sekolah Tanpa Izin guru piket.

  • Ø Diskors selama 3 hari dan orang tua dipanggil.
  • Ø Diskors tiga kali, dikembalikan kepada orang tua

 

3.2.  Membawa/merokok dilingkungan sekolah

  • Ø Diskors selama 3 hari dan orangtua dipanggil.
  • Ø Diskors tiga kali, dikembalikan kepada orang tua

 

3.3.  Merusak/mengotori fasilitas sekolah

  • Ø Diskors selama 3 hari dan orang tua dipanggil
  • Ø Diskors tiga kali, dikembalikan kepada orang tua

 

3.4.  Membawa buku,majalah, VCD/DVD, HP yang mengandung  unsur pornografi, melakukan tindakan asusila

  • Ø Diskors selama 3 hari dan orang tua dipanggil.
  • Ø Diskors tiga kali, dikembalikan kepada orang tua

 

3.5.  Melakukan pencurian

  • Ø Diskors selama 3 hari dan orang tua dipanggil.
  • Ø Diskors tiga kali, dikembalikan kepada orang tua

 

3.6.  Berpacaran melampaui batas dilingkungan sekolah (tidak sesuai norma agama)

  • Ø Pembinaan oleh Wali kelas atau BK, Kesiswaan
  • Ø Tiga kali melanggar, diskor selama 3 hari

 

3.7.  Melakukan perbuatan  yang membahayakan orang lain

  • Ø Mendapatkan teguran dan pembinaan oleh wali kelas dan BK, kesiswaan
  • Ø Tiga kali melanggar, diskor selama 3 hari

 

3.8.  Menyulut petasan, memalak atau melakukan ancaman menghasut/ propokator

  • Ø Mendapatkan teguran dan pembinaan oleh wali kelas dan BK, kesiswaan
  • Ø Tiga kali melanggar, diskor selama 3 hari

 

3.9.  Melakukan cemoohan terhadap guru atau karyawan sekolah.

  • Ø Pembinaan dan diskors selama tiga hari.
  • Ø Diskors tiga kali, dikembalikan kepada orang tua

 

3.10. Berkelahi dilingkungan Sekolah dan atau pihak luar.

  • Ø Pembinaan dan diskors selama tiga hari.
  • Ø Dikembalikan kepada orang tua

 

3.11. Mengajak/memprovokasi  atau  ikut serta mabal bersama.

  • Ø Diskor selama 3 hari.
  • Ø Diskors tiga kali, dikembalikan kepada orang tua

 

3.12.Terlibat dalam  penggunaan obat  terlarang  (narkoba) (membawa, menggunakan dan mengedarkan).

  • Ø Dikembalikan pada orang tua

 

 

3.13. Memanjat dinding tembok pagar lingkungan SMAN 22

  • Ø Diskors untuk belajar di rumah selama 3 hari dan orang tua dipanggil.
  • Ø Diskors tiga kali, dikembalikan kepada orang tua

4.

Siswa membawa :

4.1.  Mobil kesekolah

4.2.  Motor bagi siswa/I yang belum memiliki SIM C dan berusia 17 tahun

 

 

  • Ø Diperingatkan dan apabila masih melanggar orang tua dipanggil
  • Ø Dilarang masuk area parkir SMAN 22, apabila masih

melanggar orang tua dipanggil.

  • Ø Yang  sudah memiliki  SIM  sertakan  surat pernyataan orang tua, serta motornya di tempel stiker berlogo PARKIR RAPIH 22 Bandung

5.

5.1.  Siswa-siswi terlibat kriminal dan tercatat sebagai  anggota geng motor

  • Ø Dikembalikan pada orangtua

 

6.

6.1.  Siswa- Siswi melakukan tindakan  asusila: melakukan hubungan seks di lingkungan sekolah dan atau di luar sekolah, terjadi hamil di luar nikah, nikah siri, membuat foto-foto bugil di HP atau media masa.

  • Ø Dikembalikan pada orangtua